By Foundation of Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA

MESSAGE STUDIES: Result of Scientific Inquiry

 Message Studies : Hasil scientific inquiry untuk sebuah “Teori” dan “Metode analisis Pesan Komunikasi”

 RESUME

Saya menerbitkan satu buku kecil berjudul Message Studies, (2003)  yang intinya mempersoalkan tentang komunikasi sebagai sarana mendapatkan kekuasaan. Pendekatan karya ini turunan dari analisis politik pluralisme yang menyatakan bahwa seseorang dapat mengakumulasi kekuasaan karena proses-proses komunikasi. Buku itu melahirkan 9 formula analisis pesan komunikasi dalam interaksi simbolik di masyarakat, yang saya sebut sebagai message engineering (ME).

Gagasan ME tersebut lahir dari buku yang saya tulis sebelumnya, yaitu “Semiologi Komunikasi” (2001),  yang membicarakan tentang analisis pesan menggunakan semiologi komunikasi Roland Barthes dan Ferdinand de Saussure, sebagai Bapak Bahasa Dunia. Beberapa sarjana seperti Charles Sanders Pierce dan Umberto Eco ikut mendasari pemikiran saya dalam satu kajian Message Studies.

Setahun kemudian terbit buku saya berjudul “Komunikasi Multikultural” (2003), sebuah buku setelah 365 halaman yang mengetengahkan tentang kulturalisme. Menurut buku tersebut, kulturalisme yang lahir di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor, yakni pertama, faktor internal adalah kenyataan obyektif masyarakat kita yang heterogen, kedua kenyataan globalisasi yang bersifat mondial yang tidak dapat kita tolak kehadirannya. Dalam buku ini, saya menemukan satu “basis teori” mengenai communication engineering bahwasannya multikuralisme di Indonesia berbasis pada latar belakang sejarah dan budaya. Oleh sebab itu, untuk membangun integrasi nasional dibutuhkan suatu rancang bangun komunikasi yang bersifat Indonesia sentris. Hal ini saya kemukakan secara luas dalam pidato Pengukuhan Guru Besar saya dalam bidang “Manajemen Komunikasi Lintas-Budaya,” pada 10 Desember 2009, di Universitas Sebelas Maret, Surakarta.

Beberapa tahun kemudian, saya melakukan penelitian yang memperkuat “teori saya” tentang Message Studies, Messange engineering dan Communication engineering. Penelitian pertama tentang “Manajemen Komunikasi Lintas Budaya dalam Penyiaran Nasional”  (2009), Manajemen Komunikasi untuk Stragegi Promosi “Branding” Karaton Surakarta (2010) dan terkahir “Message Packaging Islamisasi di Jawa oleh Walisongo” (2011).

Dengan berbagai kajian tersebut, saya menyimpulkan bahwa komunikasi sebagai sarana memperoleh kekuasaan dapat dilakukan dengan cara: 1) merancang bangun komunikasi (communication engineering) melalui manajemen komunikasi, 2). Merancang bangun pesan (message engineering) untuk memperoleh efek komunikasi yang dikehendaki, 3). Mengemas pesan (message packaging) untuk mempertajam perolehan hasil komunikasi yang optimal. Ketiga proposisi yang saya sampaikan tersebut saya simpulkan menjadi apa yang saya sebut sebagai Message Studies.

Beberapa mahasiswa telah menggunakan dan mengimplementasikan Message Studies sebagai kerangka/orientasi  teoritis dalam memecahkan problematika komunikasi di satu sisi, di sisi lain Message Studies digunakan untuk metoda analisis pesan.  “Teori” message studies, diarahkan untuk membedah berbagai persoalan komunikasi dan kekuasaan, sebagaimana tertulis dalam buku message studies, bahwa karakter atau ciri-khas kajian ini sebagai berikut :

Bagian Pertama: Memecahkan misteri Tanda

Message studies bertujuan untuk memecahkan misteri  tanda-tanda dalam pesan media massa, media tradisional. Dengan kata lain, pesan dikaji dengan tujuan menjelaskan maksud-maksud komunikator secara lebih luas dan mendalam, setidaknya mendekati maksud yang tidak tersurat. Hal ini didasarkan oleh anggapan bahwa komunikator mengkonstruksi pesan secara rumit, kompleks, melibatkan berbagai unsur-unsur seperti latar sosial budaya, status sosial ekonomi, gender, ras, etnik, agama, kelompok sosial politik, ideologi, kepribadian dan tingkat pendidikan individu, kelas, organisasi, serta etika global.

 Bagian Kedua: Memahami Mentalitas

Message studies adalah upaya memahami mentalitas manusia dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, yang termanifestasi lewat produk-produk mereka. Tujuannya adalah untuk mengerti lebih jelas tentang pandangan hidup, obsesi, sikap, konsepsi, simpati, empati, kepribadian, identitas, konflik, gagasan, semangat, kesombongan, kebencian, krisis, iri hati, cinta dan kerinduan dan seterusnya.

 Bagian Ketiga: Memahami Struktur Masyarakat

Message studies juga bertujuan tidak saja untuk memahami struktur sosial masyarakat tapi juga bagaimana konstruksi pesan dibangun oleh komunikator dan distributor. Tujuannya adalah untuk mengetahui bagaimana pesan membangun struktur sosial dan motiv-motiv membangun pesan (message engineering) dengan konstruksi khasnya (message packaging), termasuk ideologi, keberpihakan, dan maksud-maksud terpendam. Caranya mengupas konstruksi pesan dalam segala bentuk dan kerumitannya dengan metode bedah pesan dan tafsir tanda (semiologi komunikasi) yang dalam buku ini ditawarkan melalui pengujian 9 formula tafsir pesan. Baik  dalam konteks publiknya, konteks institusional, organisasi, kelompok, latar kepribadian dan sosial budayanya.

 Bagian Keempat: Mengetahui Fungsi-Fungsi

Message studies menjalankan fungsi : 1. Secara pragmatis adalah kajian untuk melihat sejauhmana rancang bangun pesan (message engineering) menjadi alat untuk memperoleh profit, benefit dari pertukaran pesan, 2. Secara intelektual kajian ini menyumbangkan tentang pola interaksi manusia dalam segala lapisan masyarakat.

 Bagian Kelima: Membedah Kekuasaan

Message studies mencoba memperluas kajian komunikasi dari sekedar pada tataran mass media studies. Dengan cara ini kajian pesan tidak mencoba untuk keluar dari induknya tetapi justru mencoba ilmu komuniksi melakukan agresi (intervensi) untuk memasuki berbagai bidang pengetahuan lain, dengan mempromosikan “pesan komunikasi” sebagai roh dan kekuatan yang mampu membangun kekuasaan,  dari hegemoni dan dominasi, kekerasan, sampai citra positif, brand image, corporate culture bahkan resistensi, revolusi, reformasi dan ideologi. Melalui pengemasan yang handal (message packaging) kekuasaan akan diperoleh dan dalam segala kompetisi Komunikator pengemas pesan akan memenangkan setiap pertempuran.

Bagian Keenam : Peran kontrol dan Pengendalian Sosial

 Message studies adalah memahami upaya manusia memperoleh profit dan benefit berkah oleh sebab pertukaran pesan. Inilah kajian pesan dalam ranah komunikasi sosial. Artinya, kajian ini mencoba untuk melibatkan diri dalam upaya memahami sejauhmana pesan dijadikan sebagai alat pengendalian atau kontrol sosial. Dalam perspektif ini, message studies dianggap mampu memahami berperan dalam pencerahan dan pembimbingan masyarakat, melalui communication engineering, yang banyak menjajikan keberhasilan pendekatan Ilmu Komunikasi untuk berbagai kebutuhan praktis dan idealistik.

 

Bagian Ketujuh

Peran Integrasi dan Solidaritas Sosial

Pada akhirnya, pesan didefinisikan sebagai elemen utama dalam proses integrasi dan solidaritas sosial, mendorong terselenggaranya kehidupan sosial yang mengutamakan penghargaan atas prestasi dan jasa orang lain, mengutamakan saling pengertian antar individu dan mendorong tercapainya kemampuan individu hidup berdampingan secara damai di tengah pluralitas. Di sinilah peranan communication engineering yang secara fundamental menjadi basis manajemen komunikasi politik, sosial dan budaya.

Demikianlah pokok-pokok pikiran teori dan metoda yang saya temukan, semoga dapat ikut serta membantu “membumikan Ilmu Komunikasi di Indonesia.” Sekian terima kasih atas perhatian dan kerjasamanya yang baik.

AndrikPurwasito, Guru Besar Ilmu Komunikasi, FISIP UNS,Web-site : https://ndalempoerwahadiningratan.wordpress.com  Email : andrikpurwasito@yahoo.com/wongkampoeng@gmail.com,  Alamat Kantor : FISIP UNS, Jl. Ir Sutami 36A Surakarta 57126,   Telpun/fac : 0271 632 348, (office)

Selluler: 085647052375

 

 

 

 

One response

  1. sigit

    Cari bkunya dmn ya ? Sya sudah mencari tp ndak dpt2😦

    29/05/2013 at 15:07

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s