By Foundation of Prof. Dr. Andrik Purwasito, DEA

Why “Message Studies”

by: Andrik Purwastio\Guru Besar Ilmu Komunikasi Lintas-Budaya

Pesan Penggerak Kebudayaan.

“Pesan adalah sarana untuk membangun kekuasaan……”

Pengembaraan dan penjelajahan intelektual Prof . Dr. Andrik Purwasito selama kurang lebih dua puluh lima tahun mengkaji tentang komunikasi, politik dan kebudayaan, akhirnya berkesimpulan bahwa sejarah digerakkan oleh pertukaran pesan. Segala hal yang berhubungan dengan komunikasi pada akhirnya bermuara pada pencapaian kekuasaan. Oleh sebab itu, ia berpendapat bahwa pesan merupakan penggerak peradaban manusia. Pesan mampu membuat orang bahagia dan pesan bisa menghancurkan orang. Hal ini disebabkan oleh substansi pesan yaitu penyaluran dan pertukaran. Semua yang berhubungan dengan pesan: (message engineering, message packaging, message meaning dan message using) oleh Andrik Purwasito disebut sebagai kajian pesan atau yang lebih populer disebut dengan Messages Studies.

Message studies lahir berkat gagasan dan pemikiran Andrik yang dituangkan dalam berbagai artikel dan buku antara lain: Imajeri India, Studi Tanda dalam Wacana, karya dissertasi: 2001 (600 halaman), Semiologi Komunikasi, 2001 (50 halaman), Komunikasi Multikultural: 2002 (365 halaman), Perspektif Kebijakan Publik dalam Otonomi Daerah: 2001 (100 halaman), Strategi Global Super Power dalam Percaturan Politik Internasional, 1995 (125 halaman),   “Perang Peradaban”: Kompas, 1992, “Kemiskinan Intelektual”: Kompas, 1993,  dan berbagai penelitian tentang Interasionisme Simbolik di Surakara, Strategi Branding Karaton Surakarta, Manajemen Komunikasi Lintas-Budaya pada Penyiaran Nasional, Message Packaging Walisongo dalam Dakwah Islamiyah di Bumi Jawa, dll.

Pesan adalah tanda-tanda yang bersifat verbal dan nonverbal, yang disalurkan oleh sumber kepada penerima lewat berbagai saluran. Metode analisis pesan (rekayasa, kemasan, makna, penggunaan) didasarkan atas analisis tanda. Analisis yang bertujuan mencari makna dibalik pesan, sebagaimana dilakukan oleh kaum semiolog dan ethnografi. Studi pesan tidak ubahnya sebuah kegiatan investigasi seperti tugas yan dilakukan oleh intelijen. Seseorang penafsir, atau intelejen, haruslah mampu mengkaji secara komprehensif, holistik dan detail seluruh proses kasus yang tengah diselidiki.

Seorang semiolog juga juga seorang apresiator, bahkan ada juga yang menyebut sebagai psikoanalis, lebih gila lagi mereka sebut sebagai peramal, dukun, bahkan manipulator. Untuk itu terserah anda sajalah. Yang penting, inilah sumbangan pikiran Andrik Purwasito dalam dunia ilmu pengetahuan yang sangat dicintainya.

Selanjutnya buka di Academic File : Message Studies di Web ini. Thanks

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s